Tersebut Waktu Paling Rentan Anak-Anak Terpapar Covid-19 saat Sekolah Tatap Muka

KAUM wilayah mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), berbarengan dengn penurunan status golongan PPKM. Hal ini tetap memberikan kabar baik di parang orangtua, lantaran anak-anaknya sudah bisa kembali belajar di sekolah.

BEBERAPA wilayah mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seiring dengn penurunan status level PPKM. Hal ini tentu memberikan kabar baik di dalam parang orangtua, lantaran anak-anaknya sudah bisa kembali melancarkan di sekolah.

Dokter Spesialis Anak serta Magister Sains Psikologi Kemajuan Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp. A(K), M. Jiwa, mengatakan, orangtua wajib menganjurkan perhatian ekstra pada anak-anaknya tersebut. Menurutnya, salah mulia momen yang cukup penting untuk anak-anak yang melayani sekolah tatap muka adalah momen pulang sekolah.

“Pada remaja khususnya, mereka yang sudah di atas 10 tarikh, berpotensi cenderung berbondong-bondong pulang sekolahnya. Tidak hanya tersebut, kecenderungan mereka akan ngobrol-ngobrol dengan teman pun benar bisa terjadi dan tersebut bisa membuat maskernya terlepas sehingga risiko terpapar betul mungkin terjadi, ” papar Prof Soedjatmiko.

Anggota ITAGI tersebut kendati menerangkan bahwa risiko penularan Covid-19 saat berangkat madrasah tidak setinggi pulang madrasah. Sebab, saat berangkat sekolah si anak dikejar masa untuk segera tiba pada sekolah.

“Nah, kalau pulang sekolah tersebut relatif longgar. Mereka merasa lebih plong setelah mengakhiri kewajiban belajar di sekolah dan di situlah risikonya sangat tinggi, ” ungkap dia.

Next Post

Vaksin Sinovac 98% Cegah Covid-19, Masih Perlukah Booster?

Tue Sep 7 , 2021
VAKSIN dosis ketiga atau booster menjadi perdebatan yang cukup ramai. Terlebih lagi untuk penerima Vaksin Sinovac yang disebut kekuatan antibodinya akan mulai menyurut setelah 6 bulan disuntik dosis kedua.