Setelah 76 Tahun, Blue Moon Garib Akan Muncul pada Akhir Oktober

HALLOWEN memang tidak dirayakan di Indonesia, namun sudah lumrah acara ini identik dengan nuansa horor. Makin melengkapi, tahun itu perayaan Halloween akan dihiasi dengan bulan purnama yang muncul pada 31 Oktober 2020. Menariknya, bulan purnama akan muncul di hampir seluruh zona waktu, termasuk di wilayah Indonesia.

HALLOWEN memang tidak dirayakan di Indonesia, namun sudah dikenal agenda ini identik dengan nuansa horor. Makin melengkapi, tahun ini perjamuan Halloween akan dihiasi dengan kamar purnama yang muncul pada 31 Oktober 2020. Menariknya, bulan purnama akan muncul di hampir segenap zona waktu, termasuk di wilayah Indonesia.

Melansir Slahsgear , Selasa (22/9/2020), untuk wilayah Indonesia kehadiran bulan purnama akan terjadi di wilayah Indonesia bagian timur (WIT). Ini akan terlihat bersama dengan kemunculan di wilayah Australia Pusat, Australia Timur, Selandia Baru, Papua Nugini, Jepang, Fiji, dan Rusia Timur.

Baca juga: Bulan Purnama Supermoon Tandai Munculnya Lumut Merah Muda 

Lebih khusus ini mau terjadi untuk zona GMT+8 yang memiliki waktu siang, atau GMT+9 tanpa waktu siang. Dengan ini artinya fenomena menakjubkan itu pegari kembali setelah belasan tahun.

Melansir Farmer’s Almanac, kemuculan bulan purnama pada malam Halloween dapat terjadi diakibatkan oleh Siklus Metonik. Siklus ini muncul 19 tahun sekali dan ditemukan oleh orang Meton dari Athena, Yunani, pada 432 Masehi. Meski sejenis, ini tidak selalu akurat, dan dapat bergeser menjadi 1 November.

Selain waktunya yang bertepatan dengan malam Halloween, jenis bulan yang akan muncul pula menjadi daya tarik. Tahun itu bulan purnama itu disebut jadi “bulan biru atau blue moon”. Namun, jangan terlalu berharap bulan purnama tersebut akan benar-benar telihat biru. “Bulan biru” pada dasarnya hanya istilah untuk bulan purnama kedua yang terjadi dalam kepala bulan, dan muncul setelah Hervest Moon.

Menyuarakan juga: Fenomena Bulan Purnama Langka ‘Harvest Moon’ Muncul Malam Ini 

Sementara tersebut, kejadian “bulan biru” pada suangi Halloween merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi. Farmer’s Almanac melaporkan, belakang kali fenomena itu terjadi 76 tahun lalu, bertepatan dengan malam perayaan Hallowen tahun 1944. Tarikh itu juga tercatat menjadi lengah satu tahun dengan siklus metonik yang akurat bersama dengan tarikh 1925.

Terlepas sebab warnanya yang tidak biru & Anda tidak merayakan Halloween, tak ada salahnya bersiap melihat perihal langka ini. Terlebih, Anda tidak perlu repot karena ia akan terlihat dengan jelas pada 31 Oktober nanti.

(han)

Next Post

Danuh, Percayalah Pada Dirimu dan Miliki Keyakinan

Wed Sep 23 , 2020
SAGITARIUS, tidak orang ada yang menyukai petualangan seperti kamu, baik itu petualangan dari penjelajahan atau petualangan batin. Hari ini kamu benar-benar terpesona dengan barang apa yang kamu temukan, dan betul ingin membagikan kegembiraanmu kepada semua orang yang kamu temui.
Danuh, Percayalah Pada Dirimu dan Miliki Keyakinan