Piaynemo, Objek Wisata Raja Ampat yang Indahnya bak Sepotong Surga di Muka Bumi

Berwisata ke Raja Ampat sekarang hanya lewat satu pintu yakni lewat Pelabuhan Marina Wisata, Waisai. Jadi pelayaran dimulai dari Kota Sorong, tidak boleh langsung menuju lokasi wisata. Para wisatawan wajib ke Pelabuhan Wisata Waisai untuk diperiksa kesehatan dan surat-surat dulu oleh petugas Posko Gugus Tugas Covid-19.

Berwisata ke Raja Ampat sekarang hanya lewat satu pintu yakni lewat Pelabuhan Marina Wisata, Waisai. Jadi pelayaran dimulai dari Kota Sorong, tidak boleh langsung menuju lokasi wisata.

Para wisatawan wajib ke Pelabuhan Wisata Waisai untuk diperiksa kesehatan dan surat-surat dulu oleh petugas Posko Gugus Tugas Covid-19.

Di pelabuhan ini sudah ada pusat informasi, jadi silakan tanya langsung ke petugas jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan lagi. Petugas di sini sangat ramah.

 Raja Ampat

Setelah wisatawan lolos pemeriksaan, baru diperkenankan untuk berkunjung ke lokasi wisata yang diinginkan dengan didampingi pemandu lokal. Raja Ampat memiliki banyak sekali objek wisata, mulai dari bahari, wisata alam, hingga birdwatching atau pemantauan burung.

“Kami berharap semua wisatawan yang datang ke Raja Ampat ini bisa menikmati pemandangan yang sangat indah dan mempraktikkan cara yang sehat, bersih dan ramah pada lingkungan,” ujar Kadispar Raja Ampat Yusdi Lamatenggo kepada Okezone.

Rombongan kami sempat diajak berkunjung ke Piaynemo oleh Yusdi dengan speedboat dari Pelabuhan Wisata Waisai. Kami juga diajak ke Piaynemo, sepotong surga di muka bumi dengan pemandangan yang menakjubkan dan luar biasa.

Piaynemo merupakan ikon Raja Ampat dengan pemandangan laut tak berombak, biru kehijau-hijauan, dan pulau-pulau karang berselimut pepohonan hijau di atasnya.

Dari Waisai, kami menempuh perjalanan laut 1,5 jam untuk sampai di Piaynemo. Sepanjang pelayaran kita disuguhkan pemandangan menakjubkan. Laut biru terhampar hingga ke kaki langit yang diriaki awan. Sesekali terlihat burung camar terbang rendah di atas permukaan laut.

Di sebelah kanan tampak Pulau Raja Ampat yang hijau terbentang memanjang. Menoleh ke kiri, ada pulau-pulau kecil mengapung di tengah lautan.

Speedboat kami naiki terus melaju kencang menerjang ombak hingga sampai di kawasan Piaynemo. Nah, di sini kita diwajibkan turun dulu melapor ke pos pemeriksaan.

Diharuskan cuci tangan dengan sabun, diperiksa suhu tubuh, menunjukkan dokumen registrasi berkunjung ke Raja Ampat dan surat bebas Covid-19. Jika tak bisa memenuhi permintaan ini, maka tak diizinkan untuk masuk.

Tiap objek wisata di Raja Ampat memiliki pos pemeriksaan kesehatan wisatawan, untuk memastikan bahwa turis yang masuk benar-benar bebas Covid-19.

 Baca juga: Ketika Marion Jola Pakai Baju Samaan dengan Awkarin hingga Luna Maya

Setelah semuanya beres di pos ini, barulah diizinkan melanjutkan perjalanan ke pulau di mana kita bisa menyaksikan ikonnya Raja Ampat. Sampai di pulau karang tersebut, traveler bisa mendaki ke atas bukit. Tapi, tenang saja, sudah ada tangga papan sampai ke atas.

Sesampai di puncak, ada tempat bersantai sambil menikmati keindahan alam bak sepotong tanah surga. Silakan berfoto ria di sini dengan mengutamakan keselamatan dan menjaga lingkungan.

Next Post

Nostalgia Jajanan SD, Coba Resep Kue Leker Teflon Yuk

Wed Aug 26 , 2020
WAKTU SD kamu sering jajan kue leker? Kalau kangen makan leker, kamu bisa buat sendiri di rumah loh. Nah, untuk yang belum tahu, leker adalah jenis kue mirip crepes yang berisi pisang, meises, susu atau mungkin ada topping lain. Leker juga jadi jajanan SD favorit loh.
Nostalgia Jajanan SD, Coba Resep Kue Leker Teflon Yuk