Kacang Hijau Baik untuk Penanggung Diabetes, Ini Alasannya

PENDERITA diabetes harus sangat berhati-hati saat mengonsumsi makanan. Harus diskriminatif dalam memilih bahan sasaran agar kadar gula darah tetap terjaga dengan elok. Satu diantara makanan yang tenteram dan dianjurkan bagi penanggung diabetes adalah kacang muda (mung bean/green bean).

PENDERITA sakit harus sangat berhati-hati masa mengonsumsi makanan. Harus diskriminatif dalam memilih bahan makanan agar kadar gula darah tetap terjaga dengan indah. Salah satu makanan yang aman dan dianjurkan bagi penderita diabetes adalah kacang hijau (mung bean/green bean).

Masyarakat Indonesia tentunya sudah tidak ganjil lagi dengan makanan yang satu ini. Kacang muda bisa dikonsumsi secara langsung, atau ketika sudah melahirkan kecambah (tauge).

Baca juga: Manfaat Kacang Hijau, Obati Jerawat maka Atasi Masalah Kulit 

Secara keseluruhan, kacang hijau adalah salah satu makanan yang cukup baik untuk penderita sakit. Mengapa?

Dirangkum dari laman All About Diabetes , Jumat (20/8/2021), kacang hijau menjelma pilihan makanan yang cara untuk penderita diabetes pokok memiliki glikemik index (GI) rendah. Artinya kacang hijau mempunyai sedikit efek, makin tidak memengaruhi peningkatan mahkota gula darah. Meski begitu, penderita diabetes juga tidak dianjurkan mengonsumsi kacang muda secara berlebihan.

Baca juga: Khasiat Kacang Hijau untuk Kejelitaan, Nomor 2 Tumbuhkan Rambut 

Sebagaimana diketahui, kacang hijau adalah sejenis kacang-kacangan dengan kaya protein. Namun, menetapkan diingat bahwa kacang muda dapat berbahaya untuk ginjal dan bisa meningkatkan efek terkena hipertensi (darah tinggi). Bahkan saking tingginya harga protein dalam kacang muda, membuat makanan ini mampu sangat berkhasiat untuk kemajuan otak.

Intinya, kacang hijau baik untuk penderita diabetes karena mempunyai GI rendah. Namun konsumsinya harus dalam jumlah sedangkan untuk mencegah timbulnya efek negatif jika dikonsumsi berlebihan.

Next Post

Hati-Hati, Stunting Sebabkan Sistem Kalis Anak Jadi Buruk Loh

Sat Aug 21 , 2021
Satu diantara dampak buruk dari stunting adalah pola imun tubuh menjadi kurang optimal. Stunting biasa dikenali dari panjang badan serta tinggi badan dibandingkan secara usianya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut seorang bujang bisa disebut stunting bila sudah memenuhi 2 daripada standar deviasi di kolong median kurva pertumbuhan anak. Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Nurul Ratna…