Belajar: Tidur Nyenyak Bisa Turunkan Faktor Risiko Gagal Jantung

GAGAL jantung adalah satu diantara penyakit yang dialami beberapa orang. Gejalanya mencakup sesak napas, kelelahan, kaki gembung, dan denyut jantung yang cepat. Gagal jantung ialah keadaan ketika jantung tidak dapat memompa (sistolik) ataupun mengisi (diastolik) secara memadai.

PATAH PUCUK jantung adalah salah kepala penyakit yang dialami banyak orang. Gejalanya mencakup sesak napas, kelelahan, kaki bengkak, dan denyut jantung yang cepat. Gagal jantung ialah keadaan ketika jantung tidak dapat memompa (sistolik) atau mengisi (diastolik) secara memadai.

Seperti dilaporkan laman WebMD , langkah pencegahan urung jantung bisa berupa mengonsumsi lebih sedikit garam, menyekat asupan cairan, dan menggunakan obat resep. Dalam kaum kasus, defibrilator atau alat pacu jantung ditanam.

Baca juga: Kenali Tipe Nokturia yang Sebabkan Seseorang Sering Pipis Tiap Malam  

Sementara dalam menuntut terbaru, tidur nyenyak mampu membantu mencegah gagal jantung. Para ilmuwan menemukan lebih dari 400. 000 karakter dewasa yang memiliki model tidur paling sehat, 42 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami gagal dalaman selama 10 tahun, dipadankan orang dengan kebiasaan kurang sehat.

Orang-orang yang tidur sehat melaporkan 5 hal, yakni terbaring 7 sampai 8 jam setiap malam, tidak mendengkur, jarang mengalami kesulitan untuk tertidur, tidak ada tersuntuk di siang hari, mengikuti menjadi orang yang wujud pagi.

Namun ilmuwan senior Dr Lu Qi, profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Katulistiwa Universitas Tulane, New Orleans, Amerika Serikat, mengatakan temuan tersebut tidak membuktikan sebab dan akibat. Penelitian ini menemukan bahwa orang secara insomnia memiliki risiko aib jantung yang lebih luhur.

Hal dengan sama berlaku untuk orang dengan sleep apnea ataupun gangguan kronis saat bernapas berhenti berulang kali sepanjang malam. Faktanya, beberapa orang yang tidak sehat dalam menuntut baru ini mungkin menderita sleep apnea.

Baca juga: Henti Jantung Sebabkan Penderitanya Gaib Kesadaran secara Mendadak  

Dokter Nieca Goldberg, ahli jantung di NYU Langone Health, New York, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa mendengkur kronis serta kantuk di siang hari adalah ciri khas dari sleep apnea. Jika orang menjelma kurang tidur karena masalah pernapasan, mereka tidak jadi menjadi orang yang bisa bangun pagi.

Bukan berarti kurang rebah secara langsung menyebabkan kandas jantung. Menurut dr Goldberg, sebaliknya, hal itu mampu memberi makan faktor risiko gagal jantung melalui buah pada hormon stres, lagu darah, dan detak jantung.

“Intinya adalah tidur menjadi perilaku lain yang harus diperhatikan oleh penyedia dan pasien, ” jelas dr Goldberg.

Next Post

Semua Tentang Bertaruh pada Pacuan Kuda

Fri Feb 26 , 2021
Dalam perjudian, tindakan berperan serta dalam permainan untung-untungan, biasanya dengan taruhan bola finansial. dalam jumlah contoh, kata judi bola juga dapat, secara beberapa konotasi, berlaku untuk permainan kemenangan. Sebaliknya, kata komitmen to play mengisyaratkan bahwa Anda cengli memainkan peran pada permainan. Namun, betting juga dapat menyatakan pada tindakan taruhan, dengan […]