4 Alasan Utama Bikin Karakter Suka Ghosting, Penasaran?

ISTILAH ghosting memang populer bagi mereka yang menghilangkan saat pusat chating. Biasanya ghosting dikerjakan bagi mereka yang bermain media sosial. Ghosting sendiri adalah pada tindakan yang menghilang secara tiba-tiba minus memberi penjelasan. Meskipun ghosting sendiri membuat orang dengan diajak berkomunikasi sebal, akan tetapi ternyata ada alasan tertentu mengapa seseorang bersikap seperti ini.

ISTILAH ghosting memang kondang bagi mereka yang menghilangkan saat tengah chating. Biasanya ghosting dilakukan bagi mereka yang bermain media baik.

Ghosting tunggal adalah pada tindakan dengan menghilang secara tiba-tiba tanpa memberi penjelasan. Meskipun ghosting sendiri membuat orang dengan diajak berkomunikasi sebal, akan tetapi ternyata ada alasan tertentu mengapa seseorang bersikap kaya ini.

Nah, melansir Pinkvilla pada Minggu (19/9/2021), berikut 4 alasan sari mengapa seseorang ghosting awak.

Mereka Mungkin Tidak Peduli Padamu

Sering dikatakan bahwa jika seseorang benar-benar peduli dengan awak, mereka akan meluangkan zaman dari jadwal sibuknya untukmu. Jadi, jika kamu di-ghosting, itu mungkin berarti awak tidak ada dalam daftar prioritas mereka.

Mereka Tidak Siap untuk Komitmen

Bisa jadi hubunganmu dengan mereka berjalan sungguh-sungguh cepat dan mereka bimbang akan komitmen dan keterikatan. Dengan demikian mereka menetapkan untuk mundur dan menghilang dari hidupmu.

Mereka Melupakan Semua Tentangmu

Bisa jadi karena banyak masa berlalu setelah percakapan terakhir mereka denganmu, mereka merasa canggung menanggapi pesanmu & merasa bahwa lebih baik mereka melepaskan hubungan itu.

Mereka Sibuk

Mungkin sebenarnya mereka enggak bermaksud untuk ghosting awak. Meskipun demikian, mereka memiliki pas banyak aktivitas dan hal-hal lain yang harus dipikirkan, sehingga enggak punya periode untuk membalas pesanmu.

(mrt)

Next Post

Sebab Buka Bioskop hingga Perkantoran, Ini 5 Kebijakan Terbaru PPKM

Mon Sep 20 , 2021
TOTAL kasus positif harian Covid-19 memang telah mengalami penurunan. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak merasa sudah damai dari Covid-19. Menteri Pemimpin Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan pemerintah hendak mulai mencoba membuka balik sejumlah ruang dan fasilitas publik seiring dengan menurunnya angka kasus Covid-19 dengan terjadi di Indonesia.